Rabu, 13 Februari 2013

Pakaian Bisa Mempengaruhi Kelakuan Pemakainya


Memakai pakaian bukan hanya untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berpenampilan. Lebh dari itu, apa pun jenis pakaian yang dikenakan akan membuat pemakainya untuk mengikuti “ruh” dari pakaian tersebut.
Hal ini diketahui dari studi yang dilakukan oleh Universitas Northwestern di Illionis, Amerika Serikat. Hasil studi menyatakan ada keterkaitan antara pakaian yang dikenakan dengan tingkah laku seseorang. Wanita yang memakai setelan baju kerja, akan berperilaku sesuai dengan penampilannya, lebih serius terhadap pekerjaan, dan bertanggung jawab.
Adam Galinsky, peneliti, menguji melalui percobaan kepada para relawan. Saat para relawan diminta mengenakan baju pekerja medis, seperti perawat atau dokter, ternyata mereka berperilaku lebih hati-hati. Mereka mulai menirukan gaya perilaku seperti dokter. Begitu pula ketika relawan diberikan pakaian seperti artis, mereka pun mereka menunjukkan sikap lebih kreatif dengan pakaian tersebut.
“Pakaian yang kita kenakan memiliki dampak yang kuat tidak hanya pada orang lain, tetapi pada diri kita sendiri juga,” kata Galinsky, seperti dikutipGenius Beauty.
Oleh karena itu, memilih pakaian itu penting. Pakaian bisa menjadi jalan untuk membiasakan seseorang berperilaku baik atau buruk. Dengan memakai pakaian yang dinilai berkonotasi baik, maka dapat melatih perilaku pemakainya untuk menjaga diri sesuai dengan pakaiannya. Sebaliknya, jenis pakaian yang berkonotasi buruk menurut anggapan orang banyak, mungkin juga akan mendorong seeorang berperilaku kurang baik.  Jadi, mau pilih pakaian yang mana?

0 comments:

Posting Komentar