Selasa, 12 Februari 2013

9 Presepsi Salah Mengenai Fashion



Dunia fashion dikenal memiliki beberapa aturan saat berbusana. Misalnya, orang gemuk disarankan untuk menghindari pakaian dengan motif garis horisontal. Atau, warna putih dan hitam dianggap sebagai warna netral yang pasti tepat dipakai semua orang.
Ternyata, persepsi yang selama ini muncul bak mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa hal yang bisa dibantah. Inilah beberapa mitos yang ada:
  • Warna hitam cocok untuk semua orang
Fakta: Pendapat ini tidak berlaku pada setiap orang. Ada beberapa warna kulit yang justru lebih cocok dengan warna yang cerah. Seperti merah, oranye, kuning,pink, dan sebagainya.
  • Garis horisontal membuat tubuh terlihat lebih gemuk
Fakta: Menurut penelitian, corak garis berjarak besar membuat penampilan terlihat kurus.
  • Tas dan sepatu harus berwarna sama
Fakta : Tidak mesti begitu. Tren yang ada saat ini malah mengkombinasikan berbagai warna pada fesyen mereka. Termasuk, warna untuk tas dan sepatu.
  • Lekukan tubuh dapat disembunyikan dengan celana berpotongan baggy
Fakta: Tubuh justru terlihat besar kalau memakai celanan model baggy. Sebaiknya kenakan busanan yang pas di badan untuk membuat badan terlihat ramping.
  • Rok Panjang membuat seseorang terlihat lebih pendek
Fakta: Rok panjang akan membuat seseorang kelihatan lebih tinggi dan ramping jika dipadukan dengan blus yang sesuai.
  • Kaki mungil dan kurus cocok memakai apapun
Fakta: Jangan sekali-kali memakai rok terlalu pendek jika kaki terlalu kurus. Penampilan akan terlihat aneh.
  • Pakaian berhias manik-manik (sequinned) hanya cocok dipakai malam hari
Fakta: Kaos dan jaket berhias manik banyak yang cocok dikenakan siang hari.
  • Jaket kulit hanya untuk rocker
Fakta: Siapa bilang?! Jaket kulit malah jadi tren di tahun 2009-2010.
  • Denim dan denim tak bisa dipadukan
Fakta: Pada pegelaran busana Balmain dan Guess di tahun 2010, blus denim dengan bawahan denimsempat menjadi tren.

sumber

0 comments:

Posting Komentar